Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2025

Reformasi Pemilu untuk Benahi DPR

Gambar
Reformasi pemilu tidak otomatis menyelesaikan seluruh persoalan politik Indonesia, tapi syarat minimum atau fondasi bagi hadirnya demokrasi yang berfungsi. Dari pemilu yang lebih adil dan transparan akan lahir wakil rakyat yang lebih representatif dan akuntabel. Pada gilirannya, kepercayaan publik terhadap institusi demokrasi dapat kita pulihkan.                                                                                                                                                       Titi Anggraini Publik kembali dibuat gusar oleh peri...

GURU: IKHLAS ATAU SEJAHTERA?

Gambar
Oleh : Azzam Izzulhaq   Pernyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar yang sempat viral—menyebut guru sebagai 'nabi kecil' yang harus ikhlas dan tidak mengejar uang—telah memicu diskusi luas, meski beliau telah klarifikasi dan minta maaf, sebetulnya adalah narasi 'biasa' di masyarakat pendidikan kita. Narasi ikhlas ini seringkali digunakan oleh para prinsipal untuk menutupi kelemahan sistem hingga budaya (maaf) rakus.   Padahal, sebagai representasi dari negara, lebih tepat untuk fokus melakukan reformasi tata kelola agar guru sejahtera. Karena bagaimana pun, kesejahteraan seorang guru akan berdampak langsung pada profesionalismenya dalam mengajar. Pernyataan beliau ini justru semakin membuat para prinsipal dalam dunia pendidikan mendapatkan amunisi pembenaran untuk terus menggaji guru dengan 'taushiyah' ikhlas.   Apakah Islam mengajarkan bahwa ikhlas itu artinya tidak boleh sejahtera? Tidak boleh bergaji tinggi? Tidak. Ikhlas itu tataran personal dan s...